Tuesday, September 20, 2011

Rongsokan Satelit Akan Jatuh 23 September

(News Today) - Satelit yang telah berusia 20 tahun bernama Upper Atmosphere Research Satelite (UARS) akan jatuh ke Bumi pada minggu depan. Sejauh ini NASA belum tahu persis di mana satelit yang diluncurkan oleh pesawat ulang alik Discovery dan bertugas meneliti lapisan ozon serta temperatur stratosfer ini akan jatuh.

"Waktu satelit memasuki atmosfer Bumi diperkirakan pada 23 September mendatang, plus minus sehari. Waktu reentry ini maju sebab adanya peningkatan aktivitas Matahari yang dimulai sejak minggu ini," demikian keterangan NASA di situs webnya, Jumat lalu, seperti dikutip kantor berita AFP, Sabtu (17/9/2011).

NASA menekankan bahwa risiko kerusakan dan korban jiwa akibat jatuhnya satelit tersebut akan sangat kecil. Sepanjang sejarah, belum ada catatan adanya kerusakan akibat satelit atau wahana antariksa yang kembali memasuki Bumi. NASA juga menerangkan, sebagian besar, tetapi tidak semua, komponen satelit tersebut akan terbakar di atmosfer.

UARS bisa jatuh di rentang wilayah 57 derajat lintang utara hingga 57 derajat lintang selatan, lebih kurang dari wilayah Kanada hingga Amerika Selatan. Prediksi tepat tempat jatuhnya satelit itu baru bisa dilakukan saat satelit yang dikirim pada tahun 1991 tersebut sudah memasuki atmosfer Bumi.

"Tidak mungkin untuk menentukan wilayah di mana rongsokan satelit itu akan jatuh, tapi NASA memperkirakan bahwa jejak rongsokan dapat ditemukan di rentang wilayah sepanjang 800 km," demikian keterangan NASA selanjutnya.

Siapa pun yang menemukan rongsokan satelit ini diminta tidak memegangnya, tetapi langsung melaporkan ke badan terkait.

UARS adalah satelit berukuran 3 x 10 meter dan memiliki berat 5.900 kg. Satelit ini memiliki 10 instrumen yang berfungsi untuk mengukur angin, temperatur, serta meneliti kimia ozon dan kontribusi energi dari Matahari. Satelit ini resmi dinonfungsikan pada tahun 2005 lalu.

Source : kompas

Kader PDI-P Dilarang Jadi Menteri

Jakarta, Indonesia (News Today) - Kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) tidak diperbolehkan masuk ke dalam Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II. PDI-P tetap konsisten berada di luar pemerintahan hingga tahun 2014 mendatang.

Hal itu ditegaskan Ketua DPP PDI-P Puan Maharani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (19/9/2011). Menurut Puan, kader PDI-P tidak bisa menjadi menteri tanpa izin dari partai atau fraksi.

"Kalau berani secara pribadi, silakan saja. Kalau kader harusnya tidak masuk tanpa izin dari parpol atau fraksi," tegasnya.

PDI-P tetap konsisten berada di luar pemerintahan, seperti kesepakatan dalam Kongres III di Bali tahun 2010 lalu. Posisi itu akan terus dipertahankan hingga tahun 2014.

Meski berada di luar pemerintahan, lanjut Puan, PDI-P tetap membangun komunikasi dengan pemerintah. PDI-P juga akan mendukung program pemerintah yang berorientasi pada kepentingan rakyat.

Source : kompas

Eka Ramdani Ngebet Pindah dari Persib?

Gelandang Persib Eka Ramdani (nomor punggung 8) diangkat rekan-rekannya di hadapan pelatih Jaya Hartono seusai mencetak gol ke Gawang Persela Lamongan pada laga Liga Super Indonesia 2008 di Stadion Siliwangi, Bandung, Minggu (13/7/2011) malam. Gol Eka melengkapi kemenangan Persib atas tamunya 5-2

Bandung, Indonesia (News Today) - Di tengah kontroversi kepindahan mantan kapten Persib Bandung Eka Ramdani ke Persisam Samarinda, ada banyak versi yang beredar mengenai motif pemain bernomor punggung 8 itu. Ada yang berkata Eka mencari nilai kontrak yang lebih besar, ada pula yang menyebut Eka tidak ingin terlibat dalam masalah internal di tubuh Persib.

Namun, Manajer Persib Bandung Umuh Muhtar berpendapat bahwa Eka pindah karena diminta tim lain sulit dipercaya. Dia mendapatkan keterangan dari dua tim yang pernah mengincarnya, yakni Pelita Jaya serta Persisam, bahwa bukannya mereka yang meminta Eka Ramdani bergabung, tapi justru Eka yang beberapa kali meminta bergabung ke mereka.

"Saya tanya pelatih Pelita Jaya (Djadjang Nurjaman) dan dia berkata bahwa Eka beberapa kali minta agar pindah ke sana. Namun, permohonan itu ditolak karena khawatir Pelita Jaya bakal tidak disambut setiap berlaga dengan Persib," kata Umuh saat ditemui dalam konferensi pers di Bandung, Selasa (20/9/2011).

Begitu pula dengan keterangan dari pelatih Persisam Samarinda, Daniel Roekito. Mantan pelatih Persib musim kompetisi 2010/2011 ini juga berujar bahwa beberapa kali diminta Eka agar bisa menerimanya.

Sementara itu, dalam isi percakapan blackberry messenger yang sempat beredar di dunia maya, Eka beralasan bahwa kepindahannya dari Persib lebih disebabkan oleh pemenuhan kepuasan diri sebagai seorang pemain bola yang memaksa dia hengkang dari Persib. Dia menyatakan bahwa keputusan berat itu harus diambil setelah menimbang bahwa dia sudah dijadikan ikon Persib oleh bobotoh Bandung.

Source : kompas

Gilang Sempat Tidak Naik Kelas Satu Tahun

Jakarta, Indonesia (News Today) - Kapolres Jakarta Selatan Komisaris Besar Imam Sugianto membenarkan bahwa Gilang Perdana merupakan siswa kelas X SMA 6 Jakarta. Namun, polisi masih menelusuri apakah pemilik akun @Gilang_Perdanaa yang menghina dan mengakui telah melakukan kekerasan terhadap wartawan itu merupakan orang yang sama.

"Memang namanya Gilang Perdana ada di SMA 6 kelas satu (kelas X). Kami sudah konfirmasi ke guru di sana," ujar Imam, Selasa (30/9/2011), di Polres Jakarta Selatan.

Imam mengungkapkan, Gilang seharusnya sudah mengenyam pendidikan di kelas XI. Tetapi karena sempat tidak naik kelas, Gilang pun masih harus mengulang pendidikan di kelas X.

"Dia kelas satu, kemudian tidak naik, harusnya kelas dua," kata Imam.

Namun, Imam tidak menjelaskan lebih lanjut sebab Gilang tidak naik kelas. Menurutnya, hingga kini pihak kepolisian masih mengedepankan azas praduga tak bersalah terhadap oknum yang disebut-sebut sebagai pelaku pengeroyokan wartawan tersebut. Ia pun tidak bisa memastikan pemilik akun @Gilang_Perdanaa yang mencaci maki wartawan dan mengaku puas bisa memukul wartawan adalah orang yang sama.

"Kami akan cek dulu. Kalau betul itu akun dia, kemudian yang men-twit itu dia, kami akan panggil. Saat ini akunnya sedang dibuka penyidik," tutur Imam.

Sebelumnya, Gilang Perdana yang diduga merupakan pemilik akun @Gilang_Perdanaa menjadi orang paling dicari oleh para pengguna Twitter. Hal ini lantaran twit-twit Gilang penuh dengan kebencian terhadap wartawan terkait kericuhan Senin (19/9/2011) siang. Gilang sempat mengaku puas memukuli wartawan dan mengeluarkan kata-kata makian. Namun, akun itu tak bisa lagi diakses dan akun Gilang pun sempat berganti-ganti nama.

Gilang Perdana, diduga sebagai pemilik akun, juga telah dilaporkan para korban dari pihak wartawan sebagai pelaku pengeroyokan. Jika terbukti melakukan pengeroyokan bersama-sama, ia bisa dijerat dengan pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Source : kompas

Kronologi Kericuhan SMA 6 Jakarta Versi Polisi

Siswa SMAN 6 dihalangi polisi dan sejumlah guru saat berhadapan dengan sejumlah wartawan di depan SMAN 6, Bulungan, Jakarta Selatan, Senin (19/9/2011). Fotografer Kontan, Fransiskus Simbolon (kanan) mencoba bertahan dari serangan para siswa SMAN 6 di kawasan Bulungan, Jakarta Selatan, Senin (19/9/2011). Kejadian ini bermula saat sejumlah wartawan melakukan aksi protes berkaitan dengan kasus perampasan kamera video salah satu wartawan Trans 7 saat meliput tawuran sekolah tersebut.

Jakarta, Indonesia (News Today) - Kepala Bagian Humas Polres Jakarta Selatan Ajun Komisaris Aswin mengungkapkan, ada tiga kali bentrokan antara siswa SMA 6 Jakarta dan wartawan pada Senin (19/9/2011) siang. Semakin sore, areal peristiwa bentrokan pun meluas hingga ke dekat Terminal Blok M dan kantor Kejaksaan Agung.

"Bentrokan terjadi tiga kali pada hari Senin kemarin," ungkap Aswin, Selasa (20/9/2011), di Polres Jakarta Selatan.

Ia menceritakan, bentrokan pertama terjadi sekitar pukul 11.00 di luar halaman SMAN 6 Jakarta, Jalan Mahakam I, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Di sana, fotografer Media Indonesia, Panca Syurkani, dikeroyok sekelompok siswa yang diduga berasal dari SMA 6 Jakarta.

Aswin mengatakan, pengeroyokan ini berawal dari korban yang datang ke SMAN 6 Jakarta untuk meliput tindak lanjut kasus perampasan kaset dan pemukulan terhadap juru kamera Trans7 oleh siswa SMA 6 Jakarta. "Kemudian terjadi cekcok mulut antara pelajar dengan wartawan di area sekolah dan berujung pengeroyokan yang dilakukan sekitar 30 orang pelajar," ujarnya.

Para pelajar ini, lanjutnya, secara bersama-sama memukul badan, kepala, dan tangan Panca dengan menggunakan tangan kosong. Fotografer Media Indonesia itu kemudian jatuh tersungkur dan mengalami luka bengkak di jari kelingking bagian kanan, luka lecet di tangan kanan, luka lecet di bagian lutut sebelah kiri, serta bengkak di bagian kepala.

Berselang 3,5 jam kemudian, tepatnya pukul 14.30, bentrokan di antara kedua pihak kembali terjadi. Pengeroyokan, diakui Aswin, terjadi terhadap fotografer Kompas.com, Banar Fil Ardhi, dan juru kamera Trans TV, Doni Fabrianus. Banar dikeroyok di dekat pintu masuk Terminal Blok M oleh sekitar 20 orang pelajar. Sementara Doni dikeroyok di seberang kantor Kejaksaan Agung, Jalan Hasanudin, Kebayoran Baru, oleh sekitar 30 orang pelajar.

Pada bentrokan kedua ini, dua buah mobil milik Trans TV pun dirusak, yakni Toyota Avanza bernomor polisi B 8275 VS dan B 8371 SN.

Aswin mengungkapkan, bentrokan terjadi lagi pada pukul 15.00, di seberang kantor Kejaksaan Agung. yang menjadi korban yakni fotografer Seputar Indonesia, Yudhistiro Pranoto. Yudhis diduga dikeroyok para pelajar dari SMA 6 Jakarta yang berjumlah sekitar 20 orang.

Di tempat lokasi, Aswin menuturkan, polisi menyita sejumlah barang bukti, yakni 1 buah pisau, 1 batu konblok, dan 3 buah CD berisi gambar. Ketiga korban juga sudah melaporkan kasus pengeroyokan itu ke Polres Jakarta Selatan. Pelaku dikenakan Pasal 170 KUHP tentang Kejahatan terhadap Ketertiban Umum (bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang) dengan ancaman hukuman penjara maksimal 5,6 tahun.

Source : kompas

Fakri Lahir dengan Lidah Terjulur

Padang, Indonesia (News Today) - Seorang bayi laki-laki lahir dengan lidah terjulur di kawasan Pampangan, Kota Padang, Sumatera Barat. Anak pasangan suami istri Sartika (23) dan Anton (27) itu lahir pada 5 September lalu lewat prosedur kelahiran normal.

Hingga Selasa (20/9/2011), bayi itu masih dirawat di rumah kontrakan yang ditinggali pasangan tersebut. Bayi yang diberi nama Fakri Arrahman itu masih relatif kesulitan menerima asupan susu formula. Sebagian besar rongga mulutnya tertutup lidah yang menjulur.

"Saya sempat bawa ke rumah sakit, tapi diminta untuk mengurus dulu jaminan kesehatan," kata Sartika.

Lurah Pampangan, Syafril, mengatakan, karena Jamkesda saat ini sudah tidak ada, pihaknya berupaya mencari bantuan lain lewat Badan Amil Zakat Kota Padang. "Besok (Rabu) pagi, bayi ini rencananya akan dibawa ke RSUP M. Djamil untuk dirawat," katanya

Source : kompas

Riedl: Saya Langsung Dipercaya Laos

Vientiane (News Today) - Mantan Pelatih Timnas Indonesia Alfred Riedl akan segera menandatangani kontrak tiga tahun dengan Laos Football Federation (AFF). Dengan demikian, pelatih asal Austria ini akan kembali melatih Timnas Laos seperti dua tahun lalu. Kala itu, satu-satunya negara di Asia Tenggara yang tak memiliki wilayah laut ini menjadi tuan rumah SEA Games 2009.

"Saya akan menandatangani kontrak tiga tahun dengan Laos. Di bulan Oktober, saya akan memulai pekerjaan baru saya sebagai pelatih teknis tim nasional Laos dan mengawasi mereka selama SEA Games. Mereka sudah mengatakan bahwa saya memiliki hak dan wewenang untuk memilih para pemain untuk mengisi skuad," katanya seperti dikutip dari situs resmi ASEAN Football Federation (AFF).

Sementara itu, pada Januari tahun depan, Riedl akan dipercaya menjabat sebagai Pelatih Kepala Timnas Senior dan Timnas U-23 Laos.

Riedl yang pernah membawa Laos ke semifinal SEA Games 2009 ini menandatangani kontrak menjadi Pelatih Kepala Timnas Indonesia ketika membawa Laos ke final AFF Suzuki Cup 2010. Namun, dia dipecat tiba-tiba menyusul kongres PSSI terakhir yang menunjuk Wim Rijsbergen sebagai pelatih kepala yang baru. Riedl pun menuntut ganti rugi Rp 1,7 miliar sebagai kompensasi sisa kontraknya selama 10 bulan.

"Saya masih memiliki waktu 10 bulan lagi dalam kontrak dengan PSSI, jadi saya menuntut kompensasi untuk waktu 10 bulan itu," tambahnya.

Source : kompas

Hanya Nasib Sial yang Bisa Halangi Stoner Juara Dunia

(News Today) - Perjalanan Casey Stoner menuju tangga juara dunia MotoGP 2011 bakal semakin ringan. Kemenangan di Sirkuit Motorland Aragon, Minggu (18/9/11), membuat pebalap Repsol Honda ini bisa menjauh lagi dari kejaran rival terdekatnya yang juga berstatus juara bertahan, Jorge Lorenzo. Sampai dengan seri ke-14, Stoner, yang baru saja mempersembahkan kemenangan ke-100 bagi Repsol Honda di kelas premier, unggul 44 poin atas pebalap Yamaha itu.

Secara matematis, posisi pebalap Australia ini belum aman. Pasalnya, dengan sisa empat seri lagi (Jepang, Australia, Malaysia, Valencia), Lorenzo masih punya peluang untuk mengejar lantaran masih ada total 100 poin yang diperebutkan.

Akan tetapi, melihat dominasi Stoner sejak awal musim 2011 ini, sulit bagi Lorenzo untuk memupus ambisi juara dunia 2007 tersebut merengkuh gelar juara dunia untuk kedua kalinya sepanjang karier di arena MotoGP. Fakta menunjukkan bahwa Stoner tampil sangat konsisten sejak kualifikasi hingga balapan.

Kecuali seri kedua di Jerez (gagal finis karena bersenggolan dengan Valentino Rossi), mantan pebalap Ducati ini selalu naik podium dengan total delapan kali menjadi juara. Dia juga membukukan sembilan pole position.

Nah, dengan performanya yang ciamik dan didukung motor yang sempurna, rasanya sulit bagi Lorenzo untuk menghadangnya. Nyaris mustahil jika mengharapkan Stoner gagal total di empat seri pamungkas. Hanya nasib sial yang bisa memupus harapan Stoner.

Memang, pekerjaan Stoner untuk merebut mahkota juara Lorenzo terbilang semakin ringan—hanya Lorenzo yang menjadi pesaing—karena Andrea Dovizioso, yang kini berada di peringkat tiga klasemen sementara, sudah terlempar setelah gagal finis di Aragon. Dengan keunggulan 44 poin, dia sebenarnya tak perlu all-out di empat seri terakhir karena hanya perlu tampil konsisten untuk meraih angka. Sebaliknya, Lorenzo dituntut untuk selalu memang.

Ya, Lorenzo tak punya pilihan jika ingin mempertahankan gelar. Pebalap Spanyol ini wajib memenangi empat seri terakhir sambil berharap Stoner gagal total.

Namun, melihat perjalanan mereka sejak awal musim, Stoner pantas menjadi favorit utama. Apalagi, dia masih memiliki satu modal besar ketika balapan berlangsung di Sirkuit Phillip Island, Australia, 6 Oktober mendatang. Bukan rahasia lagi bahwa Stoner sangat tangguh jika tampil di hadapan publik sendiri sehingga wajar jika GP Australia diprediksi akan menjadi miliknya.

- Klasemen sementara pebalap

  1. Casey Stoner Repsol Honda Team 284
  2. Jorge Lorenzo Yamaha Factory Racing 240
  3. Andrea Dovizioso Repsol Honda Team 185
  4. Dani Pedrosa Repsol Honda Team 170
  5. Ben Spies Yamaha Factory Racing 146
  6. Valentino Rossi Ducati Marlboro Team 139
  7. Nicky Hayden Ducati Marlboro Team 114
  8. Marco Simoncelli San Carlo Honda Gresini 106
  9. Colin Edwards Monster Yamaha Tech 3 90
  10. Hiroshi Aoyama San Carlo Honda Gresini 87
  11. Hector Barbera Mapfre Aspar Team 77
  12. Alvaro Bautista Rizla Suzuki MotoGP 67
  13. Cal Crutchlow Monster Yamaha Tech 3 52
  14. Karel Abraham Cardion AB Motoracing 50
  15. Toni Elias LCR Honda MotoGP 47
  16. Randy de Puniet Pramac Racing Team 33
  17. Loris Capirossi Pramac Racing Team 29
  18. John Hopkins Rizla Suzuki MotoGP 6
  19. Kousuke Akiyoshi San Carlo Honda Gresini 3

- Klasemen sementara tim 2011

  1. Repsol Honda Team 418
  2. Yamaha Factory Racing 386
  3. Ducati Marlboro Team 253
  4. San Carlo Honda Gresini 188
  5. Monster Yamaha Tech 3 142
  6. Mapfre Aspar Team 77
  7. Rizla Suzuki MotoGP 73
  8. Pramac Racing Team 62
  9. Cardion AB Motoracing 50
  10. LCR Honda MotoGP 47

- Klasemen sementara konstruktor

  1. Honda 330
  2. Yamaha 274
  3. Ducati 153
  4. Suzuki 73
Source : kompas

Mengapa Tawuran Jadi Tradisi di SMA 6?

Jakarta, Indonesia (News Today) - Kapolres Jakarta Selatan Komisaris Besar Imam Sugianto membantah bahwa pihaknya tak melakukan tindakan dalam menghentikan sejumlah kasus tawuran yang sering terjadi di SMA 6 dan SMA 70 Jakarta. Namun, ia membenarkan bahwa pertikaian antarkedua sekolah tersebut memang telah terjadi puluhan tahun.

Imam mengajak sejumlah pihak mencari akar permasalahan yang tak kunjung selesai dari sikap anarkis para pelajar tersebut. Menurut Imam, itu bukan hanya tugas Polri untuk menelusurinya.

"Jangan bilang tidak ada tindakan. Pihak terkait sudah melakukan upaya-upaya. Saya melihat record Jaksel ini terkait dengan pemerintah kota bekerja sama dengan Kemdiknas. Bahkan, sampai membuat posko terpadu," ujar Kombes Imam di Gedung Polres Jakarta Selatan, Senin (19/9/2011) malam.

"Akar tawuran mereka itu harus kita lihat. Itu kan sudah puluhan tahun. Saya belum tahu, tapi analisis saya apakah pertentangan antara SMA 6 dan SMA 70 diwariskan. Itu yang harus dicari. Itu bukan hanya tugas Polri, tetapi semua pihak," tuturnya.

Ketika ditanya solusi terkait siswa yang membawa senjata tajam dan digunakan dalam tawuran, Imam tidak menjawabnya secara jelas. Ia hanya meminta agar persoalan ini dilihat dari akar masalahnya, termasuk ia meminta kalangan jurnalis untuk membantu mencari akar permasalahan yang terjadi antara kedua sekolah itu.

"Menurut saya, kita harus berpikir komprehensif dan jangan parsial. Sampeyan-sampeyan juga bertanggung jawab. Masak harus kita biarkan terus. Ayo kita cari akarnya. Dari akar masalah itu akan kita urai. Cara bertindaknya seperti apa. Kalau ada usulan untuk relokasi, ya kita lakukan. Ayo kita selesaikan ini dengan baik," katanya.

Ia meminta semua pihak bersabar agar kepolisian bisa mengerjakan tugas untuk menelusuri insiden yang menimpa awak media. Rencananya, polisi akan melakukan koordinasi dengan wali kota terkait hal tersebut.

"Segera koordinasi dengan wali kota paling tidak. Upaya lebih komprehensif. Lebih lengkap. Itu sesegera mungkin," kata dia.

Tradisi tawuran SMA 6 juga dibenarkan oleh Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Mahfudz Siddiq yang merupakan alumnus sekolah itu pada tahun 1984. Hal ini ia sampaikan pada Senin sore saat mengetahui peristiwa kekerasan terhadap wartawan.

Salah satu alasan sering terjadinya tawuran, kata Mahfudz, karena lingkungan SMA 6 yang dikepung mal dan segala aktivitas yang mengganggu proses belajar mengajar. Faktor lain adalah solidaritas antarpelajar.

Source : kompas

Obama "Putar Otak" demi Pajak

(News Today) - Untuk menyelamatkan negerinya dari berlarutnya krisis ekonomi, Presiden AS Barack Obama kembali "menggunting" defisit anggaran. Kali ini, target pemotongan besarnya 3 triliun dollar AS. Jangka waktunya, sepuluh tahun alias satu dekade.

Trik yang dipakai, sebagaimana warta AP dan AFP pada Senin (19/9/2011), adalah membuat perubahan menyeluruh sistem perpajakan. Dari kebijakan ini, harapan untuk meraih 1,5 triliun dollar AS bakal terwujud.

Tapi, kebijakan yang bakal diumumkan hari ini pukul 20.30 WIB atau pukul 10.30 waktu AS tersebut punya syarat tegas. Obama bakal tetap melindungi anggaran kesehatan bagi kelompok warga usia lanjut atau yang dikenal dengan Medicare.

Memang, dalam paket perubahan sistem pajak itu, ada rencana pemotongan anggaran Medicare sebesar 250 miliar dollar AS. "Tapi, Presiden akan memveto setiap pemotongan dalam anggaran layanan kesehatan kelompok manusia lanjut usia kecuali ada peraturan yang membuat warga kaya Amerika membayar pajak lebih banyak," kata seorang pejabat Gedung Putih.

Sebaliknya, kubu oposisi, Partai Republik, di Kongres sudah mengatakan mereka tidak akan menyetujui rencana apapun yang akan meningkatkan pajak.

Sepanjang akhir pekan yang lalu, sejumlah pejabat sudah memberikan gambaran tentang rencana Obama itu kepada para wartawan.

Miliuner

Dalam rencana perubahan itu, antara lain disebutkan presiden menginginkan setiap warga Amerika yang mendapat penghasilan lebih dari 1 juta dollar AS atau sekitar Rp 9 miliar per tahun akan membayar pajak lebih besar.

Dalam usulan itu ada rujukan ke miliuner Amerika Serikat, Warren Buffett, yang pernah mengeluh karena dia dan rekan-rekannya yang kaya raya relatif membayar pajak lebih rendah daripada para pekerja mereka.

Banyak warga kaya Amerika Serikat mengambil keuntungan dari celah-celah perpajakan yang membuat pendapatan dari investasi dikenakan pajak lebih rendah daripada gaji.

Perekonomian Amerika Serikat mulai berkembang dengan pelan. Di sisi lain, tingkat pengangguran tetap tinggi pada 9 persen.

Masalah ekonomi menjadi ajang pertarungan antara Presiden Obama dengan kubu Republik di Kongres Amerika Serikat menjelang pemilihan presiden tahun depan.

Source : kompas

Siswi SMP "Sutradarai" Film Porno

Malang, Indonesia (News Today) - Seorang siswi sebuah SMP swasta di Turen Kabupaten Malang mencoba menjadi sutradara sekaligus kameramen. Yang menjadikan hal itu heboh adalah karena jenis film yang diproduksinya adalah film porno dengan pemain sepasang teman sekolahnya.

Di awal video berdurasi 19 menit 38 detik itu terlihat pemeran pria dan wanita berada dalam sebuah kamar sedang melakukan adegan yang seharusnya hanya patut dilakukan oleh pasangan suami istri.

Pemeran pria, dalam melakukan adegannya masih mengenakan seragam sekolah, sedangkan pasangan perempuannya sudah dalam kondisi setengah telanjang dan hanya mengenakan rok Pramuka.

Belakangan diketahui bahwa pemeran pria dalam adegan itu adalah VB, alumnus SMK Turen yang lulus pada Mei 2011, sedangkan si perempuan adalah PL, siswi SMP Bhakti.

Video yang diberi judul sesuai dengan nama masing-masing pemerannya itu rupanya direkam menggunakan kamera ponsel oleh seorang remaja perempuan yang tampaknya adalah rekan mereka sendiri.

Hal ini bisa dipastikan karena saat merekam adegan, perempuan itu sesekali mengeluarkan instruksi kepada teman wanitanya untuk melakukan ini dan itu. Terkesan, si sutradara tidak sabar dengan adegan yang bertele-tele. “Cepetan selak onok wong (Cepetan keburu ada orang),” demikian celoteh si sutradara.

Kepastian itu juga muncul pada akhir-akhir video saat perempuan tersebut pada akhirnya merekam wajahnya sendiri dengan kamera yang sama. Dari penampakan itu, diduga kuat gadis berkulit gelap dan berpipi tembem itu teman sekolah si pemeran wanita.

Meski begitu, identitas si perekam belum bisa dipastikan karena belum satu pun, baik siswa maupun guru SMP yang bersangkutan, yang mengonfirmasi identitasnya.

”Dari yang sudah kami cek, bisa kami simpulkan bahwa pemeran pria dalam video porno itu adalah salah seorang alumnus sekolah ini yang lulus pada Mei dari Jurusan Otomotif,” ujar Winarko, Kepala Sekolah SMK Turen, yang ditemui wartawan di ruang kerjanya, Senin (19/9/2011).

Winarko menambahkan, VB adalah mantan siswanya yang dalam data milik sekolah tercatat sebagai warga Desa Rembun, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang.

Sekalipun mengakui bahwa pria berinisial VB itu pernah bersekolah di sana, Winarko mengaku baru mengetahui keberadaan video tersebut pada awal September setelah diberi tahu oleh seorang staf humasnya.

Winarko juga tak tahu pasti kapan video itu dibuat dan tersebar. ”Seragam yang ia pakai itu seragam kebesaran sekolah ini setiap Jumat dan Sabtu, tapi mulai tahun ajaran baru ini sudah kami ganti dengan model seragam lainnya,” katanya.

Sementara itu, diketahui pula bahwa pemeran wanita dalam video tersebut memiliki inisial PL, salah seorang siswi SMP Bhakti yang bangunannya berada dalam satu kompleks dengan SMK Turen.

Saat wartawan berusaha menemui Kepala Sekolah SLTP Bhakti Wahyu Priyo Sancoko untuk meminta konfirmasi, Priyo sedang tidak ada di tempat. Namun, seorang guru piket bernama Irfan membenarkan bahwa pemeran perempuan dalam video itu adalah mantan anak didik SMP Bhakti yang telah dikeluarkan oleh pihak sekolah.

”Dia itu warga Desa Sanggrahan, Bululawang, yang sebelumnya bersekolah di SMPN 2 Bululawang. Dia dikeluarkan dari sekolah sini karena suka bolos sampai berhari-hari. Kapan dia dikeluarkan, itu yang tahu pak kepala sekolah. Jadi, kalau untuk urusan video, sudah enggak ada hubungannya lagi dengan pihak sekolah,” kata Irfan.

Sementara itu, Kurnia Wahyu Pemuda (16), salah seorang pelajar Jurusan Otomotif SMK Turen, membenarkan bahwa video syur itu telah beredar di sekolahnya sejak sebelum Lebaran. Ia juga tak membantah informasi bahwa pemeran pria dalam video itu pernah menjadi kakak kelasnya.

”Saya sih belum lihat rekamannya, tapi banyak teman saya yang bilang pemerannya dari sekolah sini. Rekaman itu sudah beredar sejak sebelum Lebaran kemarin,” ungkap Wahyu.

Yudha, salah seorang siswa SMP Bhakti yang bertemu wartawan di sekolah tersebut, juga mengaku mengenal PL. ”Iya, saya tahu, dia anak kelas dua,” ujar Yudha.

Sayangnya, hingga saat ini masih belum diketahui siapa pelaku yang pertama kali menyebarkan video tersebut dan bagaimana cara penyebarannya. Yang jelas, rekaman itu sekarang sudah beredar luas di masyarakat.

Menanggapi beredarnya video mesum tersebut, Kasat Reskrim Polres Malang AKP Hartoyo SIK mengungkapkan telah memperoleh informasinya, dan sampai saat ini masih mencari keberadaan para pelaku. Rumor yang berkembang, saat ini mereka sudah menghilang dari rumah masing-masing.

Source : kompas

Siswa SMAN 6 Berencana Lapor Polisi

Jakarta, Indonesia (News Today) - Bukan hanya wartawan yang melapor bentrokan di depan SMAN 6 Jakarta, melainkan siswa yang menjadi korban pun membuat laporan ke Polrestro Jakarta Selatan.

"Siswa baru hari ini akan membuat laporan ke Polrestro Jakarta Selatan," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Baharudin Djafar kepada wartawan di Jakarta, Selasa (20/9/2011).

Bentrokan wartawan dengan siswa SMAN 6 bermula dari aksi demo jurnalis atas peristiwa pengeroyokan terhadap wartawan Trans7, Oktaviardi, pada Jumat lalu. Oktaviardi diduga dikeroyok dan dirampas kaset kamera videonya oleh pelajar SMAN 6.

Namun, aksi wartawan ini justru ditanggapi buruk oleh siswa SMAN 6. Mereka tidak diterima, dan kemudian kembali mengeroyok wartawan yang tengah mengambil gambar para siswa yang tengah pulang dari SMAN 6. Kendati ada guru dan polisi, bentrok para siswa terhadap wartawan ini tetap terjadi. Alhasil, lima wartawan dan tujuh siswa menjadi korban.

Source : kompas

Arshad: Banyak Mendengar dari Orang

Jakarta, Indonesia (News Today) - Ketika datang pertama kali untuk bekerja di Indonesia, Presiden Direktur PT Nestle Indonesia, Arshad Chaudhry, berusaha untuk mendengar banyak dari para pegawainya.

"Pertama kali, ketika kamu datang ke tempat yang baru, saat minggu pertama, tapi saya mau mengakui bahwa saya sendiri telah datang ke Indonesia beberapa kali sebelumnya dengan mengemban tanggung jawab konstruksi. Tapi ketika kamu datang pertama kali , dan kamu akan memegang suatu tanggung jawab (yang berbeda), kamu harus mendengar banyak dari orang-orang (para pegawai)," ujar Arshad, dalam acara CEO Speaks on Growth yang diadakan oleh Binus Business School, di Jakarta, pekan lalu.

Arshad mengemukakan, para pegawainya membuat persentasi mengenai bisnisnya masing-masing. "Orang menunjukkan kepada kamu apa yang mereka lakukan," tambah dia yang telah memulai jabatan Presdir di Indonesia sejak tahun 2009.

Dia pun menaruh rasa ingin tahu yang besar atas para pegawainya. "Saya pikir mendengarkan orang (pegawai) adalah suatu hal yang paling penting," tegas dia, yang juga mengemukakan kekuatan sumber daya manusia Indonesia adalah sangat baik dalam bekerja sama.

Untuk diketahui saja, awalnya, Arshad bergabung dengan Nestle Pakistan Ltd. pada tahun 1989 sebagai trainee engineer. Selain itu, ia pun sempat mengemban jabatan sebagai manajer logistik, regional sales manager, manajer sumber daya manusia, dan national sales manager.

Setelah itu, Arshad pun bergabung dengan Nestle China Ltd. pada tahun 1999. Di mana ia mengemban tugas dalam sebuah proyek untuk meningkatkan produktivitas dan kinerja di divisi penjualan dan pemasaran.

Source : kompas

Kalau Siswa Brutal, Guru Perlu Dipertanyakan...

Jakarta, Indonesia (News Today) - "Kalau anak-anak sekolahnya brutal, maka guru-gurunya perlu dipertanyakan sebab guru bukan cuma mengajarkan pelajaran, tetapi juga perilaku,” kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Prijanto.

Dia menyampaikan hal itu menanggapi kasus pengeroyokan yang dilakukan puluhan siswa SMA Negeri 6 Bulungan, Blok M, Jakarta Selatan, terhadap enam pekerja pers, Senin (19/9/2011) sekitar pukul 11.30.

Prijanto mengecam aksi tersebut. ”Kebrutalan itu tidak boleh dilakukan oleh siapa saja, apalagi dilakukan anak sekolah,” katanya.

Prijanto menilai, kasus ini menjadi tanggung jawab pengelola sekolah yang menjalankan fungsi pendidikan selain pengajaran. Dia mempertanyakan peran sekolah dalam mengantisipasi masalah kekerasan semacam ini

Mereka yang dikeroyok siswa SMA Negeri 6 itu adalah fotografer harian Media Indonesia, Panca Syaukani; fotografer harian Seputar Indonesia, Yudhistiro Pranoto; Aldi Gultom dari harian Rakyat Merdeka; Wahyu dari Radio Elshinta; dan Anton, stringer Metro TV.

Sebelumnya, Jumat (16/9/2011), saat meliput tawuran siswa SMA Negeri 6 dan siswa SMA Negeri 70 di kawasan Bulungan, wartawan Trans7, Oktaviardi, diserang saat mengambil gambar peristiwa itu. Kaset berisi rekaman tawuran dirampas siswa.

Kasus ini menyulut solidaritas kalangan pekerja pers. Hari Senin kemarin, mereka berunjuk rasa di SMA Negeri 6. Tak senang didemo pekerja pers, para siswa menyerang mereka. Para siswa melemparkan batu dan botol serta mengayunkan senjata tajam dan helm ke arah para pekerja pers.

Para pekerja pers lari berhamburan setelah ratusan siswa keluar dari pintu gerbang gedung SMA Negeri 6 dan mengejar.

Peristiwa itu diduga berawal saat sekelompok pekerja pers melihat beberapa siswa yang hari Jumat lalu memukuli Oktaviardi di Jalan Mahakam. Entah siapa yang mendahului perkelahian, terjadilah pertikaian dua kelompok. Kala itu jam siswa pulang sekolah. Siswa lain yang baru keluar dari pintu gerbang sekolah dan melihat perkelahian berdatangan ikut mengeroyok para pekerja pers.

Karena kewalahan melerai perkelahian ini, polisi melepas tembakan ke udara. Bunyi tembakan justru membuat siswa kian brutal, kaca-kaca mobil yang digunakan para pekerja pers pecah dilempari dengan batu dan diamuk para siswa.

Kepala Yudhistiro memar dihantam dengan batu bata. Ia dibawa ke Rumah Sakit Pusat Pertamina, Jakarta Selatan. Panca diinjak-injak, lampu flash kameranya hancur. Kaki kirinya bengkak.

Wajah dan lengan Banar Fil Ardhi, fotografer Kompas Images, terluka. Sementara fotografer tabloid Kontan, Fransiskus Simbolon, terjatuh saat dikejar. Beruntung dia lolos dari pengeroyokan.

”Saya sama Roderick (fotografer Kompas Images) mau kirim foto di depan SMA, lalu ada anak SMA nyolot, teman-teman media tidak terima. Para siswa lalu mengejar kami. Saya lari ke arah Terminal Blok M,” ucap Banar.

Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Imam Sugianto kepada wartawan di lokasi menegaskan, polisi akan melakukan tindakan hukum.

”Kami sudah mengidentifikasi sejumlah siswa yang diduga terlibat dalam kasus ini. Kami akan tangani secara prosedural, proporsional. Siapa pun, saya ulangi, siapa pun yang salah, melanggar hukum, kami tindak,” kata Imam.

Di tempat lain, Wakil Kepala Dinas Pendidikan DKI Agus Suradika menyampaikan maaf atas tindakan brutal yang dilakukan siswa SMA Negeri 6 terhadap wartawan. Menurut dia, peristiwa tersebut tidak hanya mencoreng nama SMA Negeri 6, tetapi juga dunia pendidikan.

”Saya menyampaikan maaf kepada para wartawan atas peristiwa ini. Kami berjanji akan menyelidiki kasus ini,” kata Agus.

Oktaviardi menceritakan, ia dikeroyok lebih dari 25 siswa saat meliput tawuran antara siswa SMA Negeri 6 dan SMA Negeri 70.

”Saat itu sedang makan di Blok M, saya dan reporter saya, Heri, mendengar kabar bakal ada tawuran. Benar saja, tawuran itu terjadi. Sampai tawuran selesai, saya terus mengambil gambar anak-anak sekolah yang berada di dekat SMA 6. Begitu mereka melihat saya, sekitar 25 orang lebih mengeroyok saya,” ujarnya.

Source : kompas

Haruskah 683 Orang Sakit Jiwa Dilepas?

Surbaya, Indonesia (News Today) - Pemerintah Kota Surabaya benar-benar kewalahan menghidupi luberan orang sakit jiwa, gelandangan, pengangguran dan anak jalanan di Lingkungan Pondok Sosial (Liponsos) Keputih, Surabaya

Puncaknya terjadi saat kalangan dewan melontarkan ancaman akan melepaskan semua penghuni pondok sosial itu, termasuk 683 orang sakit jiwa, jika Pemerintah Provonsi Jawa Timur tidak memberikan bantuan.

Anggota DPRD Kota Surabaya Baktiono, Minggu kemarin menyatakan, “Wali Kota harus segera minta dana dari Gubernur. Kalau Gubernur tidak merespons, kami minta penghuni Liponsos dilepas.”

Ancaman Baktiono itu sebenarnya bukan hal baru. Ancaman serupa pernah diungkapkan empat tahun sebelumnya. Baktiono yang juga politisi PDIP ini menyebutkan, sekitar 80 persen penghuni Liponsos bukan warga Surabaya.

“Karena itu, pemprov harus ikut bertanggungjawab. Selain itu, Surabaya adalah Ibu Kota provinsi. Jadi, logis kalau Gubernur membantu Liponsos Keputih,” katanya.

Pemkot Surabaya, lanjut Baktiono, sudah lama mengalami masalah PMKS (Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial). Selama ini, semua tanggung jawab dipikul oleh pemkot, meski mayoritas penghuni Liponsos berasal dari berbagai daerah di Jatim.

Kondisi itu membuat anggaran yang sudah diplot untuk Liponsos Keputih selalu Defisit. Pada 2010, Pemkot Surabaya telah menganggarkan dana Rp 15 ribu per hari untuk 660 penghuni. Tapi, ternyata, jumlah penghuni terus membengkak.

Pada Januari sampai Februari 2011, jumlah penghuni menjadi sekitar 700-an orang. Lalu Maret hingga pertengahan 16 Agustus 2011, total penghuni 915 orang. Mereka terdiri dari orang sakit jiwa (388 pria, 295 wanita), gelandangan dan pengangguran (106 pria, 78 wanita), anak jalanan (15 pria, satu wanita), PSK/waria (13), dan lansia (4 pria, 15 wanita).

Source : kompas

Indeks Dollar AS Kuat, IHSG Tertekan

Jakarta, Indonesia (News Today) - Indeks dollar AS bergerak menguat pagi ini setelah Standard & Poors menurunkan peringkat utang Italia. Hal itu mendorong bursa Asia bergerak melemah pada Selasa (20/9/2011) pagi ini. Secara teknis tekanan jual di Indeks Harga Saham Gabungan pun masih berpeluang terjadi.

Analis HP Sekuritas, Yanuar Pribadi, menyatakan, indeks dollar AS menguat signifikan sejak awal September sejalan dengan meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap krisis utang di Eropa.

Setelah penutupan pasar reguler AS, S&P menurunkan peringkat investasi Italia satu level dari A+ menjadi A dengan outlook negatif. Penurunan ini menurut S&P merefleksikan prospek pertumbuhan ekonomi yang melemah, koalisi pemerintah yang rapuh, serta perpedaan kebijakan di dalam parlemen akan membatasi kemampuan Italia untuk merespons kondisi makro ekonomi domestik dan eksternal, kata Yanuar.

Bursa AS ditutup melemah pada perdagangan hari Senin, dipengaruhi kekhawatiran gagal bayar (default) atas utang Yunani. Indeks saham AS sempat melemah hingga lebih dari 2 persen, tetapi kembali rebound setelah munculnya berita adanya kesepakatan lembaga donor internasional untuk memberikan dana talangan tahap kedua kepada Yunani dalam waktu dekat.

Sementara itu, di AS, rencana defisit 3,6 triliun dollar AS yang diajukan oleh Obama tidak mendapat tanggapan positif dari Partai Republik di dalam proposal ini, termasuk rencana kenaikan pajak sebesar 1,5 triliun dollar AS dalam 10 tahun mendatang untuk menekan defisit. Kondisi ini menunjukan tidak adanya kemajuan signifikan dalam proposal pengetatan anggaran di AS.

Harga minyak melemah tajam ke kisaran 85 dollar AS per barrel . Itu seiring dengan anjloknya harga di 1.780 dollar AS per troy ounce (31,1 gram). Bursa Asia juga cenderung memerah pagi ini.

"Secara teknis tekanan jual di IHSG masih berpeluang terjadi, dengan perkiraan pergerakan berada di 3.685-3.785," kata Yanuar.

Source : kompas

Polisi Janji Tak Tebang Pilih Usut Kasus di SMA 6

Sejumlah wartawan terdesak saat bentrok dengan siswa SMAN 6, di depan SMAN 6, Bulungan , Jakarta Selatan, Senin (19/9/2011). Kejadian ini bermula saat sejumlah wartawan dari media cetak maupun elektronik melakukan aksi protes berkaitan dengan kasus perampasan kamera video salah satu wartawan Trans 7.

Jakarta, Indonesia (News Today) - Kapolres Jakarta Selatan Kombes Imam Sugianto menegaskan, pihaknya tidak akan tebang pilih dalam menangani pelaku kekerasan terhadap wartawan. Saat ini, Kasat Reskrim dikatakan tengah menganalisis berbagai fakta di lapangan, yang terjadi antara sejumlah siswa dari SMA 6 dan wartawan yang melakukan aksi damai di sekolah itu, Senin (19/9/2011) siang.

"Kami ini manusia Indonesia, yang melanggar aturan harus kami tegakkan (dengan) aturan. Siapa pun itu. Saya tegaskan, tidak ada kebal hukum. Malam ini Kasat Reskrim sedang menganalisis. Keping-keping yang ada dikumpulkan. Mudah-mudahan besok ada perkembangan," ujar Imam di Mapolres Jakarta Selatan, Senin malam.

Menurut dia, dari identifikasi sementara, terdapat 7 siswa yang juga menjadi korban dalam aksi itu. Ia tidak menyebutkan nama tujuh orang tersebut. Semua pihak yang terkait insiden ini, kata Imam, akan diusut, termasuk kemungkinan adanya pihak ketiga atau provokator yang memperkeruh suasana.

"Dari siswa 7 orang, tapi belum lapor. Besok diwakilkan oleh guru, mereka akan membuat laporan," ujarnya. Seperti yang diketahui, dari aksi brutal pelajar SMA 6 itu sedikitnya lima pewarta foto mengalami cedera. Salah satunya, Yudistira pewarta foto dari harian Seputar Indonesia, yang dipukul dengan batu bata di bagian wajahnya. Sementara itu, mobil milik stasiun televisi swasta juga dirusak mereka yang melihat para wartawan menyelamatkan diri dengan mobil tersebut. Pemukulan yang dialami Yudis menyebabkan dia mengalami pusing dan muntah-muntah.

Source : kompas

Warga Pidie Divonis Hukum Gantung

Sigli (News Today) - Junaidi bin Nurdin (23) warga Gampong Rawa Tungkop, Kecamatan Indra Jaya, Pidie, divonis hukuman gantung di negeri jiran karena tersangkut kasus narkoba. Saat ini, lelaki yang masih bujangan itu mendekam di penjara Sungai Buloh dengan nomor baju tahanan 30403981 (BA).

Nurdin (59), ayah kandung Junaidi, Minggu kemarin (18/9/2011) mengaku mengetahui vonis hukum gantung atas anaknya dari seorang rekan Junaidi di Malaysia.

Junaidi telah dibui sejak tahun 2004 di penjara Sungai Buloh, setelah mendapatkan vonis. Namun, hingga kini kerajaan Malasyia belum melaksanakan eksekusi atas vonis tersebut.

Nurdin mengatakan, anaknya berpotensi dibebaskan karena tidak murni tersangkut dengan kasus narkorba. Menurutnya, saat prosesi penangkapan barang bukti (BB) ditemukan di dalam truk, disimpulkan Junaidi sengaja dijebak oleh temannya. Junaidi memang berprofesi bekerja sebagai sopir truk angkut barang di Malasyia.

Nurdin pun berharap peran Pemerintah Daerah Aceh untuk membantu agar anaknya bisa terbebas dari hukuman gantung di Malasyia.

Tahun 2008 Nurdin sudah pernah meminta pertolongan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) yang ada di Aceh. Tapi, sampai sekarang pihak LBH belum menindaklanjutinya. "Kami memohon kepada Pemerintah Aceh, agar menjembatani supaya hukuman gantung bagi anaknya dihapuskan," harap Nurdin.

Source : kompas

Anak Lembu Berkaki Lima di Bireun

Bireun (News Today) - Ilyas Umar (56), warga Desa Cot Rabo Tunong, Kecamatan Peusangan Bireuen dikejutkan dengan kelahiran seekor anak lembu jantan miliknya, yang ternyata berkaki lima.

Satu kaki tambahan ukuran kecil terdapat di samping panok di tulang belakang. Panjang kaki tambahan 23 centimeter dan terdapat seperti daun telinga pada pangkal kaki tersebut.

“Kakinya lembek dan bisa ke sebelah kanan maupun ke sebelah kiri,” kata Rusida selaku pemilik lembu yang juga istri dari Ilyas Umar, Minggu (18/9/2011) kemarin.

Menurutnya, sekitar pukul 09.00 Sabtu (17/9/2011), ia mendapati lembunya sudah melahirkan. Ketika kaki tambahan itu dipegang, ternyata pangkalnya di tulang belakang.

Zubir, Petugas Kesehatan Hewan dan Immunisasi Buatan (IB) Peusangan yang datang untuk menarik plasenta yang belum keluar dari rahim lembu mengatakan, kaki tersebut bawaan dari kandungan induk lembu, dan ia belum pernah melihat hal yang demikian selama ini.

“Anak lembu tersebut sehat, induknya juga demikian, hanya plasenta tidak keluar bersamaan, sekarang sudah keluar kita tarik,” katanya.

Menurut Rusida, anak lembu yang berkaki lima adalah anak yang ke delapan dari induk tersebut.

Source : kompas

Jumlah Penduduk Indonesia 259 Juta

Jakara, Indonesia (News Today) - Dalam pendataan penduduk oleh Kementerian Dalam Negeri, jumlah penduduk Indonesia terhitung 31 Desember 2010 mencapai 259.940.857. Jumlah ini terdiri atas 132.240.055 laki-laki dan 127.700.802 perempuan.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi dalam rapat dengar pendapat pembahasan KTP elektronik dengan Komisi II DPR di Jakarta, Senin (19/9/2011). Jumlah ini, kata Gamawan, di luar sekitar 9 juta NIK ganda.

Kemdagri baru akan mengumumkan data kependudukan secara resmi setelah proyek e-KTP selesai pada 2012. Sebab, kata Gamawan, kepastian akurasi akan lebih terjamin kendati saat ini Kemdagri memiliki data nama dan alamat setiap penduduk.

Jumlah ini berbeda dengan data yang dimiliki BPS. Di Aceh, misalnya, Kemdagri mendapatkan jumlah penduduk 4,9 juta, sedangkan menurut BPS 4,4 juta. Di Sumatera Barat jumlahnya 5,1 juta penduduk, sedangkan BPS mencatat jumlah 4,8 juta penduduk.

Source : kompas

Makan Apel Tiap Hari Ampuh Cegah Stroke

(News Today) - Jangan pernah meremehkan sebutir apel. Selain rasanya yang manis, Apel juga banyak memiliki kandungan vitamin, mineral serta unsur lain seperti fitokimia, serat, tanin, baron, asam tartar, dan lainnya yang sangat diperlukan bagi tubuh untuk mencegah dan menanggulangi berbagai penyakit.

Percaya atau tidak, memakan satu buah apel atau pir setiap harinya ternyata dapat memangkas risiko Anda terkena stroke sebesar 50 persen. Para ahli nutrisi meyakini, kandungan senyawa quercetin pada kedua contoh buah tersebut memainkan peran penting dalam melawan stroke.

Peneliti mengatakan, biokimia tersebut mampu untuk mengurangi peradangan, yang berhubungan dengan pengerasan pembuluh darah pada penyakit kardiovaskular.

Peneliti di Universitas Wageningen, Belanda, melibatkan sekitar 20.000 orang dewasa. Mereka menemukan, relawan yang makan lebih banyak buah berdaging putih dan sayuran mempunyai risiko lebih kecil menderita stroke lebih dari 10 tahun. Mereka memperhitungkan, risiko stroke menurun sembilan persen setiap mengonsumsi 25 gram apel atau pir setiap harinya.

Mengingat bahwa rata-rata ukuran apel atau pir mempunyai berat antara 100 gram dan 125 gram, itu berarti, dalam satu hari akan mengurangi risiko stroke antara 36-45 persen.

"Mengkonsumsi sejumlah besar buah dan sayuran berwarna putih mungkin berguna dalam mencegah stroke. Misalnya, makan satu buah apel sehari merupakan cara mudah untuk meningkatkan asupan buah putih dan sayuran," kata Linda Oude Griep, penulis utama studi tersebut, yang mempublikasikan penelitiannya dalam Stroke: Journal of American Heart Association.

"Namun, pada buah-buahan dan kelompok sayur-sayuran berwarna lain mungkin akan melindungi Anda terhadap penyakit kronis lainnya. Oleh karena itu, tetap penting untuk mengkonsumsi banyak buah dan sayuran," tambahnya

Peneliti mengungkapkan, keberadaan senyawa quercetin (pelawan stroke) tidak hanya terdapat pada apel dan pir saja, melainkan juga pada raspberry, tomat, anggur merah, brokoli, dan bawang.

Sementara itu, Dr. Sharlin Ahmed dari The Stroke Association mengatakan, pesan utama dari temuan itu ingin menunjukkan bahwa buah dan sayuran adalah makanan yang baik untuk mengurangi risiko stroke, apapun warnanya.

"Sungguh menarik melihat temuan ini bahwa buah dan sayuran berdaging putih, seperti apel dan pir, dapat mengurangi risiko stroke. Namun, ini seharusnya tidak menghalangi orang untuk tetap mengonsumsi buah dan sayuran dengan warna lain. Karena semua jenis buah dan sayur memiliki manfaat kesehatan dan tetap menjadi bagian penting dari diet seimbang," katanya.

"Setiap orang dapat mengurangi risiko stroke dengan diet sehat seimbang yang rendah lemak jenuh dan garam, berolahraga secara teratur dan memastikan bahwa tekanan darah Anda dalam batas normal," tandasnya.

Source : kompas

Siswa SMAN 6 Diliburkan, Ujian Tertunda

Polisi melepaskan tembakan peringatan untuk menghalau siswa SMAN 6 saat berhadapan dengan wartawan di depan SMAN 6, Bulungan, Jakarta Selatan, Senin (19/9/2011). Kejadian ini bermula saat sejumlah wartawan melakukan aksi protes berkaitan dengan kasus perampasan kamera video salah satu wartawan Trans 7 saat meliput tawuran sekolah tersebut.

Jakarta, Indonesia (News Today) - Buntut kericuhan antara kelompok siswa SMAN 6 Jakarta Selatan dan wartawan, Senin (19/9/2011) siang, membuat kegiatan belajar-mengajar terganggu. Ujian awal (UWAL) semester gasal yang seharusnya masih berlangsung dua hari terpaksa ditunda. Para siswa pun sementara diserahkan kepada orangtua murid (OTM).

"Yth OTM Kls X, XI, XII mohon pantau putra/putri Ibu/Bapak untuk belajar di rumah tanggal 20 s/d 24 September 2011. Tgl 26/9/2011 masuk untuk UWAL kembali sesuai jadwal tgl 20-21/9/2011. Kasus dengan wartawan sudah ditangani Kapolres Jaksel dan instansi terkait. Mohon para siswa tidak datang ke sekolah s/d tanggal 25/9/2011," demikian pengumuman yang dimuat di situs web resmi SMAN 6 Jakarta.

Kericuhan siang tadi berawal dari kasus penganiayaan wartawan Trans7, Oktaviardi pada Jumat (16/9/2011). Saat itu, Okta dikeroyok siswa SMA lantaran mengambil gambar tawuran di luar areal SMAN 6 Jakarta. Para siswa pun menyita rekaman kaset dari Okta.

Atas tindakan ini, puluhan wartawan menggelar aksi damai memprotes tindakan represif tersebut di depan SMAN 6 Jakarta di wilayah Bulungan, Jakarta Selatan, siang tadi. Saat itu sudah sempat dilakukan mediasi antara perwakilan wartawan serta pihak sekolah dan polisi. Entah siapa yang memulai, ratusan siswa bentrok dengan puluhan wartawan yang ada di lokasi tersebut. Polisi sempat tak bisa melerai sehingga beberapa orang menjadi korban, baik wartawan maupun siswa.

Source : kompas

Deteksi Dini, Kunci Melawan Kanker Ovarium

(News Today) - Kanker indung telur (ovarium) adalah jenis penyakit langka namun sangat mematikan dan bisa menyerang setiap saat dalam kehidupan seorang wanita.

Sampai saat ini, kanker ovarium dikenal sebagai “silent killer” karena biasanya tidak ditemukan gejala apapun sampai diketahui telah menyebar ke bagian tubuh lain. Namun sekarang, para peneliti telah menemukan gejala yang berhubungan dengan kanker ovarium yang dapat membantu dalam deteksi dini.

Para ahli di Northwestern Memorial mengatakan, perlindungan terbaik adalah lewat metode pencegahan, memahami risiko dan mengenali tanda-tanda potensi kanker ovarium.

"Saat ini, tidak ada tes skrining yang dapat diandalkan untuk mengidentifikasi kanker ovarium sejak dini. Penting bagi wanita untuk membiasakan hidup sehat, dan segera pergi ke dokter jika terjadi perubahan dalam tubuh mereka," kata Diljeet Singh, MD, ahli onkologi ginekologi, sekaligus Direktur Ovarian Cancer Early Detection and Prevention Program, Northwestern Memorial Hospital.

Pendeteksian kanker ovarium sejak masih dini akan meningkatkan kelangsungan hidup seseorang selama lima tahun, yang tadinya 30 persen menjadi lebih dari 90 persen. Tetapi gejala kanker ovarium, seringkali mirip dengan kondisi lain sehingga sulit untuk mengenalinya.

Singh mengatakan, perempuan harus menyadari kemungkinan tanda-tanda peringatan dini yang meliputi, perut kembung, nyeri pada panggul atau perut, kesulitan makan atau cepat merasa kenyang, gangguan kemih dan bertambahnya ukuran perut.

Singh menuturkan, jika wanita mengalami beberapa gejala penting di atas setiap hari selama dua sampai tiga minggu, dianjurkan untuk segera melakukan konsultasi dengan dokter.

Meski gejalanya tidak jelas, tetapi ada faktor-faktor yang mungkin dapat mengembangkan penyakit ini, termasuk di antaranya membawa mutasi gen BRCA, ada riwayat kanker payudara atau riwayat keluarga dengan kanker ovarium, usia di atas 45 dan obesitas. Pada wanita yang berisiko tinggi, disarankan untuk melakukan skrining dimulai pada usia 20 sampai 25 tahun.

Menurut Sigh, ada beberapa strategi untuk memantau perempuan dengan risiko kanker ovarium, di antaranya, melalui pemeriksaan fisik, USG dan tes darah setiap enam bulan. "Tujuan dari program ini untuk membantu perempuan memahami risiko mereka secara lebih personal disamping juga untuk membantu mengembangkan metode pencegahan dan deteksi dini," katanya.

Studi menunjukkan, ada cara untuk menekan risiko seorang wanita mengidap penyakit itu. Pada wanita yang menggunakan pil KB selama setidaknya lima tahun, tiga kali lebih kecil kemungkinannya mendapatkan kanker ovarium. Selain itu, bentuk kontrol kelahiran permanen seperti ligasi tuba diketahui dapat mengurangi risiko kanker ovarium sebesar 50 persen.

"Makan diet kaya buah dan sayuran, berolahraga secara teratur, menjaga berat tubuh normal dan mengelola stres adalah cara bagi wanita dalam membantu mengurangi risiko kanker ovarium," tandasnya.

Source : kompas

Share

Twitter Facebook